Assalamualaikum,
Mari kita berlanjut dari cerita awal pertemuanku part I ...
Setelah aku menerima kedatangannya untuk kedua kalinya, hubungan kami pun belanjut. Hingga berjalan 3 bulan, di bulan September aku berulangtahun yang ke 19 tahun, dia pun melupakan hari itu. Entahlah apa yang sedang ia pikirkan, padahal itu adalah hari bahagiaku, dia selalu bilang kalu ia sibuk, dan aku selalu menerima alasannya itu. Sampai di malam hari, aku sedikit kesal dan pada akhirnya aku menelfon dia, dan bilang aku ingin bertemu di salah satu cafe di Bintaro Plaza. Pada saat kita bertemu sudah menujukan pukul 21:00, saat pertama dia melihatku di cafe tersebut, ia langsung berdiri dan menyambutku dengan senyuman dan ingin mengucapkan selamat ulangtahun untuk ku. Tapi hati gabisa di bohongi, sudah terlalu kesal dan benci. Pada saat itu aku langsung order makanan, dan diapun langsung duduk terdiam. Aku tahu hal itu sangat dia benci, di sana kita hanya diam. Sepulangnya kami hanya dia, tapi dia minta maaf dan aku memafkan.
Keesokan harinya dia tiba-tiba lost contact hingga 1 minggu, aku cek semua akun sosmednya itupun aku sudah di blokir, aku telfon nomornya sudah tidak terdaftar. Dan di hari ke 10 dia menghilang tanpa kabar, aku mencoba untuk membuka akun FBnya melalui FB temanku, dan saat membuka akunnya, aku menangis, sakit yang aku rasa, kesal, marah, benci dan entahlah apa yang aku rasakan. Aku langsung ke toilet, dan aku menangis aku gatau apa tujuan dia hingga berbuat seperti itu untuk kesekian kalinya dia meninggalkanku.
Hari demi hari aku jalani, setiap hari aku selalu pulang hingga larut malam untuk menghilangkan rasa sakit ku, aku selalu menyendiri, makan dan makan berat badanku pun naik hingga 15 Kg dalam 2 bulan. Aku sama sekali ga mikir hal itu, yang aku hanya pikir dan selalu ku ucapkan dalam doa adalah bagaimanapun caranya ia harus kembali padaku. Hal itu pun terwujud aku kembali padanya, sungguh hati sangat senang saat dia kembali tapi ternyata dia hanya menipuku dia bilang dia sudah putus nyatanya seminggu kemudia dia pergi meninggalku lagi. Aku sedih, entahlah hati sudah gabisa merasakan apapun, sakit pun sudah tidak bisa aku rasa. Aku tetap berdoa agar dia kembali, di awal Januari dia kembali padaku, sungguh aku bingung harus bagaimana, aku takut dia pergi meninggalkanku karna rasa sakit inipun masih kurasa. Benar dugaanku dia pergi meninggalkanku setelah 2 minggu. Akupun hanya menangis beberapa harisa saja, karna aku sudah tidak bisa merasakan apapun lagi selain rasa sakit.
Aku mulai mencoba untuk move on, move away dari dia. Tapi di saat hati sudah mulai move on, dia kembali dengan memberikan harapan tapi aku mencoba untuk menolak. Jujur hati merasa untuk kembali padanya, tapi pikiran selalu bilang apa kamu terus terusan di sakiti? Mungkin kamu ikhlas untuk hidup bersama pengkhianat saat masih pacaran, tapi apa kamu rela saat sudah menikah hidup dengan seorang pengkhianat. Dan ada kemungkinan dia akan meninggalkanmu lagi. Ahh sudahlah aku harus melupakannya.
Hari berlanjut, dan aku berhasil menemukan penggantinya setelah hampir 2 tahun ....
Will be continue at Berhasil Move On :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar